KendariNews.com | Monday, 21 April 2014
Welcome at KendariNews.com
Beranda
RDP Pemekaran Muna Barat Belum Jelas
Written by Editor-KN   
Thursday, 11 July 2013
Masa Sidang Pertama Tinggal Dua Hari

KENDARINEWS.COM (Raha): Mimpi para penggagas pemekaran Muna Barat untuk segera mewujudkan otorita mandiri, belum berakhir bahagia. Pihak Komisi II DPR RI belum memberikan kepastian, kapan Rapat Dengar Pendapat (RDP) lanjutan pembahasan usulan pemekaran empat daerah otonomi baru di Sultra, termasuk Muna Barat akan kembali digelar. Padahal deadline penutupan masa sidang pertama tanggal 13 Juli, tinggal dua hari lagi.
Meski demikian, Bupati Muna, LM Baharuddin, bersama Sekretaris Kabupaten, Nurdin Pamone, Kabag Pemerintahan, Hasdawiah dan Panitia Memekaran ternyata  sudah berada di Jakarta sejak Minggu (7/7) lalu. Mereka menunggu waktu sekaligus melakukan komunikasi dengan komisi II agar RDP pemekaran bisa dilakukan dalam pekan ini. Menurut Kabag Tata Pemerintahan Setkab Muna, Hasdawiah, bupati dan Sekab mengajukan permintaan agar RDP kembali dilakukan sebelum tanggal 13 Juli. "Sebab     

Komisi II masih memberikan tenggang waktu sampai 12 Juli kepada empat usulan DOB untuk melengkapi syarat-syarat yang dimintai. Untuk Muna, misalnya, bukti pelunasan utang dana hibah ke Butur, soal penyelesaian aset dan penentuan lokasi ibu kota calon DOB. Kita sudah menyerahkan bukti transfer, pelunasan dana hibah ke Butur, karena kendala saat RDP lalu, tinggal utang," ungkapnya ketika dihubungi, kemarin.
        
Dari berkas yang diserahkan itu, anggota Komisi II DPR RI lalu akan menggelar rapat internal untuk verifikasi berkas yang telah diserahkan. Bagi usulan DOB yang berkasnya dianggap memenuhi syarat, akan dilanjutkan pembahasannya. Sedangkan calon DOB yang masih bermasalah, akan dipending. "Kita masih menunggu hasil pemeriksaan berkas yang dilakukan Panja pemekeran dan komisi II," ungkapnya. (awn/KP)
 
Kolaka Pos Online