IKLAN BARIS
(1) Dikontrakan rumah di BTN Kendari Permai Blok P6/3 beserta fasilitas berupa lemari pakaian 2 buah, meja makan, kursi tamu, dan perlengkapan dapur, termasuk air dan listrik. Biaya kontrakan Rp. 7 juta per tahun dengan lama kontrakan minimal 2 tahun. Berminat hubungi 0823 4579 937. (2) Dijual mobil Rush warna hitam jarang dipakai. Tanpa perantara hubungi 0812 4569 1933. (3) Dijual segera burung kacer dengan harga miring, melayani partai dan eceran, juga sedia burung Murai Batu, Cucak Hijau dll. Peminat langsung hubungi Firdaus 0852 7676 3942, Hisyam 0853 9756 2094 + Jual dua ekor kenari merah impor kualitas bagus. Harga 2 juta per ekor. Hubungi +62811401718 atas nama Joko, Kendari, Ranomeeto.
Space
KN Sunday, 26 October 2014   M F T E R

GRAHA PENA, Jl. Malik Raya 50 Kendari Sultra
Phone : 0401-3120110, Fax.0401-3123771
Redaksi: kendarinews@asia.com
Iklan: kendarinews@asia.com
Rubrik i-SCHOOL ini diperuntukkan bagi aktivitas sekolah (SD,SMP,SMU/SMK,dll). Bagi sekolah yang ingin dipublikasi kegiatannya, silahkan kirimkan tulisan dan atau foto kegiatan ke alamat email : kendarinews@asia.com. Jangan lupa cantumkan nama penulisnya, apakah guru atau siswa. Pemuatan berita tidak dipungut bayaran.
Hati-hati penipuan !.
ShareThis
Bagikan : Tutup
Home arrow Edukasi arrow Merek Snapchat Dijadikan Nama Narkoba Jenis Baru
Merek Snapchat Dijadikan Nama Narkoba Jenis Baru
Posted by Nurhidayat | Saturday, 21 June 2014   
Merek Snapchat Dijadikan Nama Narkoba Jenis Baru
Pil narkoba yang mencatut nama 'Snapchat' itu mengadung zat berbahaya yang oleh dunia kedokteran dikenal dengan sebutan 'bath salt'.
KendariNews.com-DARWIN:
Para pengguna perangkat mobile pastinya sudah tak asing lagi dengan aplikasi berbagi foto, Snapchat. Aplikasi ini begitu populer dan diklaim ada sekitar 700 juta foto yang dibagikan para pengguna via Snapchat per harinya.
Namun popularitas Snapchat belakangan dilaporkan disalahgunakan oleh sejumlah pihak tak bertanggung jawab. Nama aplikasi yang telah beroperasi sejak 2011 lalu itu kabarnya diadopsi menjadi nama sebuah narkoba jenis baru.

Dilansir laman Cnet, Sabtu (21/6/2014), sebuah narkoba berbentuk pil dengan cetakan logo Snapchat di atasnya disebutkan mulai ramai beredar. Narkoba ini mendorong histeria dan perilaku yang agresif penggunanya. Empat orang pria asal Darwin, Australia bahkan dikabarkan harus dilarikan ke rumah sakit setelah menenggak pil haram tersebut.

Kejadian ini bukanlah yang pertama kali terjadi di Australia. Beberapa pekan sebelumnya sekelompok pemuda juga harus dilarikan ke rumah sakit setempat karena pil 'Snapchat'.

Menurut hasil penelurusan pihak Kepolisian dan ahli kesehatan, pil narkoba yang mencatut nama 'Snapchat' itu mengadung zat berbahaya yang oleh dunia kedokteran dikenal dengan sebutan 'bath salt' atau garam mandi.

Jenis narkoba ini pertama kali muncul di wilayah Amerika Serikat pada tahun 2012 lalu. Efek yang dihasilkan dari narkoba ini adalah perilaku agresif yang dapat membahayakan diri pengguna maupun orang lain.

"Anda tidak akan ingin memasukkan zat ini (bath salt) ke dalam tubuh Anda -- pil 'Snapchat' yang ditemukan ini adalah merek baru yang beredar, namun zat racun di dalamnya sama saja dengan yang dulu ditemukan," jelas Peter Shiller, Inspektur Kepolisian Divisi Narkoba dan Kejahatan Terorganisasi Darwin pada sebuah wawancara dengan stasiun televisi, ABC.

Pada kesempatan yang berbeda, Direktur Medis Wilayah Utara Darwin, Steven Skov memaparkan, "Kami tahu jenis narkoba ini memicu serangan jantung, dan sesuatu yang disebut dengan hipertermia ganas yang akan memaksa kinerja otak Anda. Dan pesan yang perlu Anda dengarkan adalah, jangan pernah mencoba narkoba ini."
(liputan6.com)
Comments
Add New RSS
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
 

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
Berita Terkini
Komentar Pembaca
Tentang Kami
Profil KN
Tim Redaksi
Media Siber
Info Iklan
Kontak Kami
Buku Tamu
Cari Berita
Partner Link
TV Sultra
Sultra Kini
Matahari News
Universitas Haluoleo
Berita Lingkungan
Sumatera
Rakyat Aceh
Sumut Pos
Post Metro Medan
Metro Siantar
Padang Today
Jambi Independent
Jambi Ekspres
Rakyat Bengkulu
Bengkulu Ekspres
Sumatra Express
Palembang Pos
Radar Palembang
Lampung
Radar Lampung
Radar Lamteng
Radar Lamsel
Radar Kotabumi
Rakyat Lampung
Jawa
Indo Pos
Rakyat Merdeka
Radar Banten
Tangsel Pos
Satelit News
Radar Semarang
Radar Tegal
Radar Jogja
Jawa Timur
Jawa Pos
Radar Surabaya
Radar Mojokerto
Malang Post
Oto Trend
Jawa Barat
Radar Cirebon
Radar Tasikmalaya
Radar Bogor
Radar Bekasi
Radar Sukabumi
Riau & Kepri
Riau Pos
Pekan Baru MX
Dumai Pos
Batam Pos
Pos Metro Batam
Tanjungpinang Pos
Sulawesi
Kendari Pos Digital
Kolaka Pos Online
Radar Buton
Kendari Ekspres
Manado Post
Posko Manado
Radar Manado
Gorontalo Pos
Radar Sulteng
Luwuk Pos
Fajar Online
Berita Kota Makasar
Pare Post
Palopo Pos
Kalimantan
Pontianak Pos
Harian Equaotor
Metro Pontianak
Kapuas Post
Kalteng Pos
Radar Sampit
Radar Banjarmasin
Kaltim Post
Samarinda Pos
Metro Balikpapan
Radar Tarakan
Maluku & Papua
Ambon Ekspres
Radar Ambon
Malut Post
Radar Timika
Radar Sorong
Bali & Nusa Tenggara
Metro Bali
Lombok Post
Timur Express