KN Friday, 27 March 2015  

GRAHA PENA, Jl. Malik Raya 50 Kendari Sultra
Phone : 0401-3126513
Redaksi: redaksi@kendarinews.com
Iklan: iklan@kendarinews.com
Link Banner
Link Banner
Link Banner
Home
Berita Sulawesi Tenggara
Kemana Anggaran Rp 55 Miliar?
Posted by Ariyani Arifin | Wednesday, 18 March 2015   
- Setelah Dicoret Kemendagri, Banggar Belum Bahas Ulang

kendarinews- Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sultra mulai mempertanyakan anggaran sebesar Rp 55 miliar yang dipangkas Kemendagri dalam APBD Sultra 2015. Kemendagri meminta agar anggaran yang dipangkas itu dibahas kembali peruntukannya. Namun, hingga saat ini, Banggar DPRD Sultra mengklaim belum membahasnya.
   
 
Bulog Siapkan Tim
Posted by Uhar Wimadun | Wednesday, 11 March 2015   

-Identifikasi Temuan Raskin Tak Layak Konsumsi
Batauga, KPSub Divisi Regional (Divre) Bulog Baubau berjanji akan membentuk tim untuk melakukan survei terhadap temuan anggota Komisi II DPRD Sultra terkait distribusi Raskin tak layak konsumsi. Meskipun Bulog juga merasa janggal dengan temuan tersebut karena distribusi Raskin baru dilaunching, kemarin (10/3), namun informasi tersebut akan menjadi langkah antisipasi munculnya oknum tak bertanggung jawab dalam penyaluran Raskin.
 
11 TKI Sultra Dideportasi
Posted by Uhar Wimadun | Tuesday, 10 March 2015   

---LP3TKI Masih Melacak, Imigrasi Tunggu Informasi Dirjen
Kendari, KPSebanyak 263 Tenaga Kerja Indonesai  (TKI) yang bekerja pada beberapa negara telah dideportasi ke daerah asalnya masing-masing. Mereka diduga bermasalah, karena melakukan ilegal imigrasi ataupun tindak pidana. Dari jumlah itu, 11 diantaranya merupakan TKI asal Sultra. Belum diketahui status belasan tenaga kerja tersebut, apakah resmi atau ilegal. 
 
Dinkes Terus Lakukan Fogging
Posted by Uhar Wimadun | Monday, 09 March 2015   

--Antisipasi Penyebaran DBD
Kendari, KP Januari hingga Februari lalu, DBD sempat mewabah di metro ini, bahkan hal itu juga menjadi musim yang mengkhawatirkan bagi semua pihak. Namun, dengan respon tanggap cepat yang dilakukan oleh pemerintah, saat ini wabah itu sudah bisa dikendalikan.  Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, dr. Hj. Maryam Rufiah mengatakan, pihaknya hingga saat ini belum berhenti melakukan pencegahan dan pemberantasan jentik penyebab DBD. "Kami masih fogging terus, tidak kenal  libur, ada laporan tim langsung turun. Kemarin di kompleks Brimob kita masuki semua di sudut-sudut rawan jentik itu," jelasnya saat ditemui pada salah satu acara, kemarin. 
 
80 Persen Kamar Hotel Tak Berpenghuni
Posted by Uhar Wimadun | Monday, 09 March 2015   
Kendari, KPDunia perhotelan di Sultra diambang degradasi. Sepinya pengujung, baik tamu kamar maupun ruang meeting menjadi penyebab. Data statistik menunjukan, lebih dari 80 persen kamar hotel berbintang di Sultra hanya "dihuni nyamuk" karena tak terisi. Kabid Statistik Distribusi BPS Sultra, Wa Zalima menuturkan, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel di Sultra pada bulan Januari 2015 tercatat sebanyak 18,47 persen. Kondisi tersebut mengalami penurunan 12,67 poin jika dibandingkan TPK pada Desember 2014 yang tercatat 31,14. Dari semua kondisi TPK selama tiga tahun terakhir ini, kondisi pada Januari 2015 inilah yang terburuk bagi bisnis perhotelan.
 
Polda Gelar Perkara di Mabes
Posted by Uhar Wimadun | Monday, 09 March 2015   

--Tentukan Status RJ Suhandoyo dalam Kasus Tipibank
Kendari,KPPenyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Sultra terus berupaya mengungkap dugaan kuat keterlibatan Direktur PT. Panca Logam Makmur (PLM) versi Jakarta, RJ Suhandoyo dalam upaya memperjelas kasus Tindak Pidana Perbankan (Tipibank) yang disangkakan padanya. Gelar perkara pun bahkan dilakukan hingga ke Mabes Polri di Jakarta. Upaya itu dilakukan penyidik untuk memperjelas status Suhandoyo dalam perkara tersebut. Saat ini dua orang yang bertanggungjawab dalam masalah tersebut sudah menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Baubau.
 
Sulit Intervensi Pasar
Posted by Uhar Wimadun | Thursday, 05 March 2015   

---Dalam Meredam Kenaikan Harga Beras
Kendari, KPHarga beras yang kian melambung menjadi keluhan mayor masyarakat akhir-akhir ini. Untuk mengatasi masalah tersebut, pemerintah pun langsung melakukan langkah represif dengan melakukan operasi pasar murah. Meskipun demikian, langkah ini dianggap hanya memberikan dampak pada sebagian masyarakat. Warga lainnya yang tergantung pada pasar, masih "tercekik" dengan kondisi harga beras saat ini.
 
PU Keluhkan Anggaran
Posted by Uhar Wimadun | Thursday, 05 March 2015   

25 Ruas Jalan, 26 Unit Jembatan
Kendari, KP Proyek pengerjaan pembuatan sejumlah jalan provinsi segera dilaksanakan. Saat ini, proses lelang sedang berlangsung. 2015 ini Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sultra akan membuat jalan sepanjang 200 kilometer dengan anggaran Rp 200 miliar. Tapi, jumlah dana tersebut dianggap minim karena jalan provinsi yang mesti dikerjakan harusnya sepanjang 906 kilometer. 
 
RSU Bahteramas Diusul Naik Status
Posted by Uhar Wimadun | Thursday, 05 March 2015   
Kendari, KP - Rumah Sakit Umum (RSU) Bahteramas hingga kini masih berstatus RS kelas B. Tidak lama lagi status tersebut bakal berubah menjadi B plus, seiring  pelayanan yang kini diklaim terus digenjot untuk lebih baik. Sekprov Sultra, Lukman Abunawas menuturkan, perubahan status tersebut sudah pernah diusulkan  Gubernur, H. Nur Alam. Usulan tersebut katanya sudah dikoordinasikan dengan Kemendagri. Menurutnya, RSU Bahteramas memang sudah seharusnya naik status seiring dengan pelayanan yang makin baik, dan fisik gedung yang mendekati rampung.
 
April, Mendagri ke Sultra
Posted by Uhar Wimadun | Thursday, 05 March 2015   

Kendari, KPPemprov Sultra ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan rapat koordinasi nasional (Rakornas) Litbang pada 15 April mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan dihadiri Mendagri, Tjahjo Kumolo. Untuk menyukseskan pelaksanaan kegiatan tersebut, Pemprov Sultra terus berkordinasi dengan berbagai instansi terkait, seperti Litbang Pusat. 
 
More...
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>