KN Sunday, 5 July 2015  

GRAHA PENA, Jl. Malik Raya 50 Kendari Sultra
Phone : 0401-3126513
Redaksi: redaksi@kendarinews.com
Iklan: iklan@kendarinews.com
Link Banner
ShareThis
Bagikan : Tutup
Home arrow Nasional arrow Lion Air Berasap, Penumpang Loncat
Lion Air Berasap, Penumpang Loncat
Posted by Ariyani Arifin | Saturday, 25 April 2015   

Jakarta, KP--Insiden penerbangan berjadwal di Indonesia kembali terjadi. Penumpang pesawat Lion Air JT303 rute Kualanamu-Jakarta berhamburan karena diduga terjadi ledakan pada mesin saat pilot menyalakan mesin (start engine) utama.
Image
Insiden di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Medan, kemarin terjadi pada pukul 13.00 WIB. Pesawat yang dijadwalkan terbang pukul 11.50 WIB itu dilaporkan mengeluarkan suara ledakan sebelum akhirnya dilaporkan berasap.
      
Kepala Pusat Komunikasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Julius Adravida (J.A) Barata mengatakan," penyebab insiden masih diselidiki. Berdasarkan laporan, terdengar suara ledakan menurutnya muncul dari bagian belakang pesawat.
      
Data awal sementara menyebutkan, asap hitam muncul dari bagian auxiliary power unit (APU) pesawat Boeing 737-900 itu ketika push back (mendorong pesawat mundur). APU adalah perangkat yang digunakan untuk memberikan kekuatan pada saat memulai mesin utama.
      
Biasanya, sebelum mesin dihidupkan, APU dihidupkan terlebih dahulu. Setelah APU berjalan, alat itu menyediakan tenaga (listrik, pneumatic, atau hidraulik, tergantung pada desain) untuk memulai mesin utama pesawat. "Penyebabnya masih diselidiki," tegasnya.
      
Barata menyebut tidak ada korban jiwa atas kejadian itu. Seluruh penumpang yang berjumlah 214 orang, terdiri dari 201 orang penumpang dewasa, 3 orang anak, 3 bayi dan 7 orang kru berhasil selamat. Beberapa orang dilaporkan cidera ringan.
      
Cidera terjadi saat proses evakuasi. Penumpang yang panik langsung berdesakan keluar dari pintu emergency. Sesaknya penggunaan sliding slide, membuat sebagian penumpang loncat dan terluka. Saat ini, para korban luka telah dirawat setelah dilarikan ke rumah sakit. Penumpang lainnya diberangkatkan dengan pesawat lain sekitar jam 15.30 WIB.
      
Direktur Umum Grup Lion, Edward Sirait, mengatakan pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada otoritas bandara untuk menyelidiki kemudian mengumumkan detil atas kejadian itu setelah diketahui hasilnya. "Kami belum berani sebut apa penyebabnya. Soal ledakan, katanya ada asap, itu juga harus dikonfrontir kepada beberapa pihak yang ada di sana," ujarnya kepada Jawa Pos, kemarin.
      
Edo, sapaan akrabnya, mengatakan terkait dengan dibukanya pintu darurat (emergency exit) memang benar adanya. Namun, kata dia, secara internal pihaknya melakukan penelaahan apakah itu sesuai instruksi kru maskapai atau inisiatif penumpang. "Atau ada inisiatif dari kru tanpa perintah dari kapten? Kita sudah tanya ke pilot, ada kah indikator fire (sinyal terjadi kebakaran) di mesin menyala terlihat dari kokpit? Jawabnya tidak ada," ulasnya.
      
Sebelum kejadian, posisi pesawat sudah menyalakan mesin kecil. Lalu, kata Edo, saat akan menyalakan mesin utama untuk mendorong pesawat, terjadi lah insiden itu. "Istilahnya mesin batuk. Batuk begitu kan memang kadang terjadi. Apakah berarti ada sesuatu? Bisa juga ada, bisa juga tidak," imbuhnya. (mia/gen)
Comments
Add New RSS
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
 

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
Langganan Koran
Berita Terkini
Link Banner
Link Banner