KN Saturday, 29 November 2014  

GRAHA PENA, Jl. Malik Raya 50 Kendari Sultra
Phone : 0401-3126513
Redaksi: redaksi@kendarinews.com
Iklan: iklan@kendarinews.com
ShareThis
Bagikan : Tutup
Home arrow Muna arrow Awas, minuman berpemanis bikin remaja darah tinggi
Awas, minuman berpemanis bikin remaja darah tinggi
Awas, minuman berpemanis bikin remaja darah tinggi
Ilustrasi minuman ringan. ©2013 Merdeka.com/shutterstock.com/Digital Genetics
KENDARINEWS.COM,
Semua orang tahu bahwa minuman berpemanis seperti minuman soda dan jus buah-buahan kemasan bisa menyebabkan obesitas. Namun baru-baru ini peneliti menemukan efek negatif lainnya dari mengonsumsi minuman berpemanis. Minuman ini ditengarai bisa menyebabkan tekanan darah tinggi, bahkan pada remaja.
Hasil penelitian yang diterbitkan dalam The American Journal of Cardiology ini mengungkap adanya kaitan yang kuat antara minuman berpemanis buatan dengan peningkatan tekanan darah. Dr Aaqib Habib Malik dan koleganya melakukan pengamatan terhadap 12 penelitian yang berkaitan dengan minuman berpemanis dan tekanan darah.

Penelitian ini melibatkan setidaknya 410.000 orang. Peneliti menemukan bahwa orang yang mengonsumsi minuman berpemanis memiliki kemungkinan antara 26 sampai 70 persen lebih tinggi untuk terkena tekanan darah tinggi, dibandingkan dengan orang yang tak minum minuman berpemanis tersebut. Hal tersebut bahkan juga berlaku pada remaja, seperti dilansir oleh Daily Mail (24/04).

Remaja yang minum tiga atau lebih minuman berpemanis ditengarai lebih berkemungkinan terkena tekanan darah tinggi hingga 87 persen. Peneliti berasumsi bahwa hal ini karena minuman berpemanis akan menurunkan kadar nitric oxide dalam tubuh yang menyebabkan pembuluh darah mengecil dan meningkatkan tekanan darah.

Selain itu, kandungan garam dalam minuman berpemanis juga ditengarai bisa meningkatkan tekanan darah. Tekanan darah tinggi tak boleh diremehkan, terutama jika dialami oleh remaja. Tekanan darah tinggi ini bisa memicu penyakit lainnya seperti diabetes, obesitas, dan penyakit jantung.

Peneliti menyarankan agar para remaja mengurangi konsumsi minuman berpemanis. Remaja sebaiknya menerapkan pola makan yang sehat dengan memperbanyak konsumsi makanan yang alami. (Kompas.com)
Comments
Add New RSS
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
 

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
Sultra Terkini
Komentar Pembaca