Jalan Provinsi di Gunung Abari Longsor, Pengendara Diminta Waspada

KENDARINEWS.COM–Sejumlah badan Jalan Provinsi lintas Kendari – Andoolo alami kelongsoran, Jumat (5/5). Lokasi jalan longsor terparah yang jadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) itu tepatnya berada di desa Anduna, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan. Atau lebih dikenal dengan wilayah gunung Abari.

Penjabat Bupati Bombana, Ir Burhanuddin MSi yang merupakan kepala dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Sultra melalui Kepala Bidang Bina Marga, Yudi Warsil menanggapi hal tersebut. Usai mengetahui masalah itu pihaknya berkoordinasi ke Tim Swakelola Dinas karena dirinya tengah berada di Kabupaten Buton Utara melakukan survey jalan.

“Saya masih di Butur, survey jalan disana. Saya sudah perintahkan ke tim swakelola dinas untuk ke lokasi. Tim kami sudah ke lokasi tadi siang dan sementara lagi mencari material sirtu untuk penanganan sementara di lokasi longsor,” ungkapnya melalui pesan Whatsap, Jumat (5/5) sekitar pukul 15.17 wita. 

Saat dikonfirmasi terkait penanganan sementara pihaknya mengaku akan segera menangani apabila material yang diperlukan tersedia. Ia menyebut kesusahan mencari material sirtu dimusim hujan ini. “Sementara teman-teman lagi cari. Material sirtu lagi susah di musim hujan ini. Segera klu material sudah ada, secepatnya kami tangani,” imbuhnya sekitar pukul 15.23 wita.

Lebih lanjut dirinya menyebut, ruas jalan tersebut tahun 2023 ini ada penanganannya. Yakni rehabilitasi jalan batas kota kendari/Konsel – punggaluku.

“Tahun ini kami ada penanganannya di ruas tersebut yakni rehabilitasi jalan batas kota kendari/konsel – punggaluku sebesar Rp 2.1 milyar dan sementara kami persiapan lelang. Insya allah ruas ini menjadi prioritas kami 2024,” pungkasnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan Konsel, Budi Yuliarto Silondae menanggapi masalah tersebut. Dirinya mengimbau para pengguna jalan jalur Kendari – punggaluku dan sebaliknya diharapkan untuk waspada serta berhati-hati.

“Jalur tersebut telah terjadi kelongsoran pada bahu jalan di gunung abari, dan kami imbau juga kepada pengguna kendaraan angkutan barang untuk tidak memuat barang melebihi kapasitas dari kendaraan yang ada,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Jumat (5/5) pagi.

Lebih lanjut, Budi menjelaskan pihak Dishub dan Polantas Polres Konsel terus melakukan pengaturan kendaraan untuk mengantisipasi kemacetan. Dan kemungkinan akan menggunakan sistem buka tutup jalur. Sehingga diharapkan agar pengguna kendaraan khususnya angkutan barang untuk mempertimbangkan mencari jalur alternatif.

“Khusus pihak dinas PU Bina Marga Provinsi Sultra kami harapkan agar segera melakukan pembenahan pada beberpa titik bahu jalan yang terkena longsoran akibat curah hujan yang intens beberapa hari ini. Mengingat jalur tersebut merupakan jalan yang jadi kewenangan Provinsi,” ujarnya.

“Informasi sampai saat ini belum ada (korban) dan pihak lantas Polres Konsel sudah memasang garis Policeline sebagai bentuk peringatan bagi pengguna jalan,” tandasnya. (ndi/kn)

Tinggalkan Balasan